Arsip untuk Desember, 2011

Perbedaan jati diri kita & barat

Allah berfirman, kita akan jadi bangsa yang sukses jika kembali ke jati diri kita sendiri. Islam. Oleh karena itu apa sih yg harus kita kenali?

Konsep jati diri ini akan merembet ke segala arah kehidupan. Dan itu akan membuat kita menjadi bangsa yang berdiri sendiri > selanjutnya akan jaadi bangsa yang mandiri. Antara lain (tutur kata, sikap, busana, bahasa, materi, dll) :

Tahap-tahapan a.l :
1. Kembali ke budaya sendiri
2. Bersatu dan bergotong-royong mulai dari ruang lingkup kecil. Keluarga, RT, RW, Desa, Kecamatan..
2. Semaksimal mungkin produktif, seminimal mungkin konsumtif
3. Gunakan cara sendiri, jangan tergiur media

Islam+Jawa+Timur :
– otak kanan x otak kiri
– naluri x akal
– nafsu ditundukkan x dituruti
– sopan santun x keangkuhan
– kesejatian x taktik x konspirasi
– keheningan x keramaian
– kedamaian, ketentraman x kepuasan, hura-hura
– syukur x pesta
– expansive, ambil sebanyak2nya x menahan diri, irit
– menunduk x tegap
– malu x percaya diri
– pelan-pelan x cepat
– halus budi bhs x kasar

Tinggalkan sebuah Komentar

Siapa Calon Presidenmu?

indonesia sepuluh dua puluh tahun kedapan adalah raksasa ekonomi dunia. Super power. Masalahnya: pemilik n pemeran utamanya adalah orang asing. bukan orang indonesia sendiri. [Henry Saparini dalam economic outlook di forum dekan fakultas ekonomi universitas muhammadiyah se indonesia di UMM malang, 10 des lalu]

Agar Indonesia tidak semakin didominasi (terjajah) oleh asing, 2014 nanti pilihlah calon presiden yang mampu menyelamatkan kita dari situasi tersebut. Siapa dia? Menurutku cuman Jusuf Kalla atau Dahlan Iskan. Lainnya ?? Ini pendapatku pribadi.

Prabowo S : sayang kepada rakyat kecil dan tegas, tapi orangnya menakutkan seperti Soeharto (pendiem dan tertutup). Hukum bisa saja terwujud (entah berapa lama), tapi ekonomi bisa terombang-ambing, tergantung menterinya.

Hatta Rajasa : orangnya pinter, bisa menjembatani semua pihak, tapi biasa-biasa, yang penting nyaman-nyaman saja dan menyenangkan semua pihak (termasuk investor asing). Hukum dan ekonomi yg penting aman sentausa…

Sri Mulyani : Orangnya puinter, tegas dan saklak. Tapi teori ekonominya copy paste dari Barat. Jadi walaupun nanti didominansi asing, itu adalah bentuk kesuksesan baginya. Jadi gak ada salahnya. Hukum (tergantung yg mendampingi atau menterinya), ekonomi ya mirip status diatas kira-kira.

Aburizal Bakri : Orangnya kalem dan baik, penuh solusi. Tapi kurang punya idealisme kerakyatan. Bicaranya penuh pencitraan kurang isi. Entah mau dibawa kemana nanti kita-kita.. Hukum gak jelas kemana, ekonomi maju tapi gak jelas kemana, ke rakyat atau ke penguasa..

Surya Paloh : Wah no commment.. saya biasanya kalo menilai seseorang ada baik dan buruknya. Kalau Surya Paloh blom ketemu baiknya.

Bagaimana pendapatmu kawan?

Tinggalkan sebuah Komentar

Tentang Iran versi Dahlan Iskan

Artikel ini dipublikasikan (tentu saja) di Jawa Pos. Saya muat ulang dari sumbernya (pln.co.id) supaya kalau2 artikel lama hilang, disini masih ada copy-annya. Sengaja saya kasih gambar wajah pak Dahlan yang serius, karena kebanyakan pasti tertawa kalau difoto.

Iran adalah negara yang aku kagumi (selain ke-Islamannya juga kemajuannya), sedikit catatan ini akan menambah khasanah  bagaimana sih negara Iran? Apa yang bisa kita pelajari dari sana? Selamat membaca.

 


Baru sekali ini saya ke Iran. Kalau saja PLN tidak mengalami kesulitan mendapatkan  gas dari dalam negeri, barangkali tidak akan ada pikiran untuk melihat kemungkinan mengimpor gas dari negara para mullah ini.

Sudah setahun lebih PLN berjuang untuk mendapatkan gas dari negeri sendiri. Tapi hasilnya malah sebaliknya. Jatah gas PLN justru diturunkan terus menerus. Kalau awal tahun 2010 PLN masih mendapat jatah gas 1.100 mmscfd, saat tulisan ini dibuat justru tinggal 900 mmscfd. Perjuangan untuk mendapatkan tambahan gas yang semula menunjukkan tanda-tanda berhasil, belakangan redup kembali.

Gas memang sulit diraba sehingga tidak bisa terlihat ke mana larinya. Bisa jadi gas itu akan berbelok-belok dulu entah ke mana baru dari sana dijual ke PLN dengan harga yang sudah berbeda. Padahal PLN memerlukan gas sebanyak 1,5 juta mmscfd. Kalau saja PLN bisa mendapatkan gas sebanyak itu penghematannya bisa mencapai Rp 15 triliun setiap tahun. Angka penghematan yang mestinya menggiurkan siapa pun.

Maka saya memutuskan ke Iran. Apalagi upaya mengatasi krisis listrik sudah berhasil dan menuntaskan daftar tunggu yang panjang itu pasti bisa selesai bulan depan. Kini waktunya perjuangan mendapatkan gas ditingkatkan. Termasuk, apa boleh buat, ke negara yang sudah sejak tahun 1980-an diisolasi oleh Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya itu. Siapa tahu ada harapan untuk menyelesaikan persoalan pokok PLN sekarang ini: efisiensi. Sumber pemborosan terbesar PLN adalah banyaknya pembangkit listrik yang “salah makan”. Sekitar 5.000 MW pembangkit yang seharusnya diberi makan gas, sudah puluhan tahun diberi makan minyak solar yang amat mahal. Salah makan inilah yang membuat perut PLN kembung selama ini. Baca entri selengkapnya »

7 Komentar

Investasi : yang memberdayakan dan yang memperdayai

Agak prihatin juga membaca berita demo bbrp komponen masyarakat yang mendukung adanya investasi tambang di Banyuwangi 15 Desember 2008 yang lalu, walaupun sepertinya memang suruhan. Ketika itu mereka mendemo DPRD Banyuwangi agar meloloskan investasi eksplorasi PT IMN di Banyuwangi agar atau demi iklim investasi di Banyuwangi tidak dianggap buruk.

Yang perlu dipahami, sebenarnya investasi itu dibagi dua macam. Yang menguntungkan (memberdayakan) atau merugikan (memperdayai) daerah/rakyat itu sendiri.

Mudah saja sih, yang memberdayakan adalah yang menambah kekayaan daerah, yang memperdayai adalah yang mengeruk sumber daya kekayaan atau keuangan daerah.

Nah, yang mestinya didukung pemerintah adalah investasi yang memberdayakan, sedangkan yang mestinya dibatasi/ditolak adalah yang memperdayai tsb. Karena hanya akan merugikan daerah itu sendiri, jangka pendek atau yang secara umum adalah jangka panjang.

Jadi tidak semua kran investasi itu harus dibuka lebar-lebar.

Beberapa contoh investasi yang paling bagus dari sisi pemberdayaan adalah industri atau pabrik pengolahan hasil-hasil pertanian, peternakan, perikanan atau perkebunan. Hal ini karena Indonesia adalah negeri agraris dan mayoritas profesi rakyat Indonesia adalah petani, peternak dan nelayan. Sehingga adanya satu industri akan sangat banyak komponen masyarakat yang terlibat. Apalagi yang bisa dieksport, selain mendorong perputaran uang dalam negeri dalam jumlah besar, juga bs meningkatkan devisa.

Contoh Garuda Food di Pati yang mengolah produk2 kacang dan sejenisnya jadi aneka macam kue, Sido Muncul di Karang Asem-Solo yang memanfaatkan rempah-rempah jadi jamu, Sarintex di solo dan lain-lain.

Kedua, investasi yang bisa membendung produk asing masuk ke daerah kita. Seperti pabrik maspion, Mobil Esemka, National Panasonic, Wings, Pertamina dan lain-lain. Sehingga dengan memproduksi sendiri, perusahaan dalam negeri, produk luar akan berpikir ulang untuk masuk ke dalam negeri, tidak sampai beli dari perusahaan asing atau import. Sehingga uang tetap terjaga tidak sampai keluar negeri.

Ketiga, investasi yang meminimalisasi keluarnya kekayaan keluar daerah kita. Seperti industri transportasi / pabrik mobil seperti Astra Internasional. Walaupun misalnya harus menggunakan tenaga ahli asing atau mengimport komponen-komponen asing, akan tetapi dengan diproduksi di Indonesia arus uang bisa sedikit banyak dikurangi ke luar negeri.

Ini artikel lain dari jawapos untuk tambahan wacana investasi dan pemerataan.

Tinggalkan sebuah Komentar

Indonesia Memperoleh “Investment Grade”, Untuk Siapa?

http://pasarmodal.inilah.com/read/detail/1808338/investment-grade-diraih-saham-big-cap-diburu

 
Fitch Ratings menaikkan peringkat kredit Indonesia ke level BBB- alias investment grade. Karena itu, saham-saham berkapitalisasi besar bakal jadi perburuan investor.

Tinggalkan sebuah Komentar

Kisah Legendaris Bayi yang Diberi ASI dan Tidak

img

sumber : http://www.detikhealth.com/read/2011/12/13/120045/1789796/764/kisah-legendaris-bayi-yang-diberi-asi-dan-tidak?l1101755

Jakarta, Tidak paham soal ASI dan kesetaraan gender membuat pasangan bayi kembar beda jenis kelamin harus mengalami kisah tragis. Ibunya merasa tidak mampu menyusui keduanya dan akhirnya bayi perempuan mati karena hanya diberi susu formula.

Kisah ini terungkap dalam sebuah foto lama yang pernah dipublikasikan oleh UNICEF, badan PBB yang mengurusi nutrisi pada anak. Meski sudah lama dipublikasikan, foto yang diambil tahun 1991 ini sangat melegenda dan selalu dipakai dalam berbagai kampanye pemberian ASI. Baca entri selengkapnya »

Tinggalkan sebuah Komentar

Iran Bisa Jadi Negara Adidaya, Kenapa Kita Tidak?

Iran, sebagai negara Islam, dan Indonesia yang mayoritas Islam, tentunya memiliki persamaan dalam banyak hal. Tapi Iran justru sekarang maju luar biasa, jauh meninggalkan Indonesia. Bisa bikin mobil sendiri, pesawat tempur, listrik tenaga nuklir, dan lain sebagainya.

Walaupun tidak begitu kaya dibanding UEA atau Arab Saudi, tapi mereka memiliki kemajuan dan kemandirian yang tidak akan mudah disepelekan oleh negara-negara barat. Dan ini yang menurutku penting. Mereka bisa melangkah tanpa tekanan atau diatur negara lain.

Pertanyaannya? Bagaimana kita  mempersiapkan diri bisa seperti mereka?

Tentu kita tak harus meniru semua, ada banyak hal yang tidak bisa disamakan.  Demikian juga dengan kemajuan negara China, Jepang atau Singapura. Atau bahkan meniru kesuksesan negara Bhutan, yang tidak menstandarkan kesuksesan dengan parameter seperti negara-negara lain. Kita harus mencari bentuk sendiri, dengan karakter yang cocok dengan karakter kita sendiri, yang banyak suku, banyak agama, banyak pulau, dan tentu saja banyak kepentingan.

Ayo belajar mencari jati diri.

Mobil Iran : http://www.inilah.com/read/detail/84097/ini-dia-mobil-produksi-iran/

Tinggalkan sebuah Komentar

Komunitas Masyarakat Sadar Lingkungan

Visi

Terciptanya kesadaran dan ketahanan masyarakat dalam bersikap dari segala perubahan kondisi lingkungan sekitar dalam aspek-aspek ipoleksosbud, agar tidak mudah terombang-ambing dan mampu menemukan dan menentukan sikap yang benar sehingga terlindung dari kondisi-kondisi yang tidak berpihak pada kepentingan mereka secara jangka pendek maupun jangka panjang

Misi

  • Menjembatani kepentingan pemerintah – masyararakat agar tercapai kesepahaman dan keselarasan dalam kebijakan
  • Memberikan bantuan kuliah umum pada sekolah, kampus atau lembaga pendidikan lainnya dalam

Tinggalkan sebuah Komentar

Model “Kesuksesan” Negara Bhutan

Judul Asli : Inilah Negara Paling Bahagia di Dunia : Bhutan 

http://www.didiksugiarto.com/2009/06/inilah-negara-paling-bahagia-di-dunia.html

Bhutan terletak di bawah pegunungan Himalaya, tanahnya tidak subur, pertambangannya pun tidak kaya, pendapatan warganya tidak tinggi, tetapi toh termasuk salah satu negara terbahagia di dunia. (PHOTOS.COM)

Bhutan terletak di bawah pegunungan Himalaya, tanahnya tidak subur, hasil tambangnya tidak banyak dan pendapatan warganya tidak tinggi, akan tetapi ia termasuk salah satu negara terbahagia di dunia.

Kerajaan Bhutan yang terletak di bawah pegunungan Himalaya antara Tiongkok dan India, pada 1865 menjadi protektorat Inggris dan 1949 dialihkan kepada India.

Nama negara Bhutan dalam bahasa lokal ialah: Druk Yul, yang bermakna Tanah Naga Guruh, lagu kebangsaannya ialah Drukyle (Kerajaan Naga Guruh). Arti Bhutan dalam bahasa Sansekerta ialah “Dataran tinggi di sebelah Tibet”, agama Budha aliran Tibet (Tantrayana) mempengaruhi kepercayaan dan gaya hidup rakyat setempat.

Baca entri selengkapnya »

Tinggalkan sebuah Komentar

Pemusatan Kekayaan = Pemerataan Kemiskinan

Dilihat ya videonya… aku jg blom bs lihat semua..

2 Komentar

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.